berita dan acara
Berita dan acara seputar IALI Bali
Dapatkan informasi terbaru seputar kegiatan IALI, perkembangan regulasi, kolaborasi antar lembaga, hingga peluang karier di dunia arsitektur lanskap. Semua dirangkum untuk mendukung profesionalisme dan perkembangan anggota.


Dalam kegiatan Sharing Session IAI #3, Putri Saraswati Aryawan, S.ArsL. menyampaikan pemaparan mengenai profil dan arah pengembangan IALI Bali. Materi diawali dengan pengenalan IALI sebagai organisasi profesi arsitek lanskap Indonesia yang berdiri sejak 4 Februari 1978 dan telah terhubung dengan forum internasional melalui IFLA. Dalam penyampaiannya juga dijelaskan perjalanan IALI Bali, struktur kepengurusan inti periode 2025–2028, serta posisi IALI Bali dalam mendorong penguatan profesi arsitek lanskap di Bali. Selain itu, dipaparkan pula visi IALI Bali yang menekankan profesionalisme arsitek lanskap, peningkatan kualitas profesi, penguatan jejaring dan kolaborasi lintas sektor, serta kontribusi terhadap lingkungan dan budaya Bali. Melalui sesi ini, peserta memperoleh gambaran yang lebih utuh mengenai peran strategis IALI Bali dalam pengembangan profesi, peningkatan kompetensi anggota, serta dukungan terhadap pembangunan lanskap yang berkelanjutan

Perkembangan sektor jasa konstruksi dan penataan lingkungan binaan di Indonesia menuntut peningkatan profesionalisme setiap tenaga ahli yang terlibat di dalamnya, termasuk arsitek lanskap. Dalam konteks pembangunan yang semakin kompleks, kehadiran arsitek lanskap tidak lagi dipandang sebagai pelengkap estetika semata, melainkan sebagai profesi yang memiliki peran strategis dalam menjamin kualitas ruang luar, keberlanjutan lingkungan, keselamatan pengguna, serta kesesuaian fungsi kawasan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Sebagai organisasi profesi, Ikatan Arsitek Lanskap Indonesia (IALI) memiliki tanggung jawab moral dan kelembagaan untuk mendorong peningkatan kapasitas serta legalitas praktik anggotanya. Melalui dukungan dari IALI Bali, upaya penguatan kompetensi tersebut perlu diwujudkan secara nyata, salah satunya dengan mendorong anggota memiliki Sertifikat Kompetensi Kerja (SKK) melalui mekanisme sertifikasi resmi di bawah Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) yang dimiliki IALI. IALI Bali memandang perlu menyelenggarakan seminar keprofesian bertajuk “Meningkatkan Daya Saing Arsitek Lanskap Melalui Sertifikasi Profesi Dan Keterlibatan Dalam Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) Serta Sertifikat Laik Fungsi (SLF)” Kegiatan ini dirancang sebagai wadah edukasi, penguatan kapasitas, dan fasilitasi sertifikasi bagi anggota.

Pelatihan AutoCAD Arsitektur Lanskap telah dilaksanakan selama lima hari dengan diikuti oleh 18 peserta Kegiatan berlangsung dalam suasana belajar yang tertib dan interaktif, diawali dengan pembukaan dan pengarahan, kemudian dilanjutkan dengan sesi praktik intensif setiap harinya. Selama pelatihan, peserta didampingi langsung oleh instruktur dan mendapatkan arahan serta koreksi secara bertahap. Antusiasme peserta terlihat dari kehadiran yang konsisten hingga hari terakhir serta kesungguhan dalam menyelesaikan setiap tahapan kegiatan. Pada akhir kegiatan, dilakukan evaluasi dan pembagian sertifikat sebagai bentuk refleksi bersama dan bukti atas proses yang telah dilalui. Secara umum, pelatihan berjalan lancar dan mendapat antusiasme positif dari peserta. Diharapkan kegiatan ini dapat terus menjadi ruang pengembangan kompetensi di bidang arsitektur lanskap.

Anggota IALI Bali terlibat dalam pembahasan dan penilaian akhir MK Studio Lanskap Program Project Based Learning, Prodi. Arsitektur Lanskap, FP, Unud, pada hari Senin, 5 Januari 2026. Kegiatan ini memperkuat kolaborasi akademik dan praktisi, sekaligus memastikan hasil karya mahasiswa dapat didiseminasikan kepada masyarakat.





